5 comments

Layakkah kita....

Published on Thursday, November 26, 2009 in


Tatkala langit senja yang merah melitupi awan cerah yang ditemani mentari yang terik sepanjang hari,

ku menyedari akan kehadiran tirai 10 zulhijjah yang hadir dengan penuh nikmat...

bersyukur kerana masih berpeluang untuk kembali ke rumah, bertemu dengan abah dan mama....


..PENGORBANAN..

Satu kate yang tidak asing lagi dengan Aidiladha yang baru sahaja menjelang menemui semua umat Islam kini....

Tetapi sejauh mana kata ini dihayati dengan setiap ruh dan jiwa setiap antara kita...


..PENGORBANAN..

Mana lagikah pengorbanan yang lebih tulus daripada pengorbanan Ibrahim dan Ismail...

Tatkala Ibrahim sanggup mengorbankan anak yang cukup dikasihinya...

Ismail yang merelakan batang tengkuknya dikelar sehingga melayang nyawanya...

segalanya berasaskan pada perintah Allah...

sehinggkan nyawa dan jiwa sanggup dikorbankan....


Pengorbanan manakah yang setabah Siti Hajar...

yang merelakan dirinya ditinggalkan suami yang dipercayai dan dikasihinya...

di sebuah tanah gersang....kering...dan kontang...

sehingga kini Sai'e dijadikan ingatan buat kita semua....


Dan yang paling besar...

Pengorbanan manakah yang mampu menandingi kasihnya Muhammad pada ummatnya...

Baginda, insan yang tatkala ingin direnggut nyawanya oleh Izarail,

sehinggakan Jibril memalingkan wajahnya...

sehingga baginda bertanya,

jijikkah wajahku wahai Jibril, sehingga kau memalingkan wajahmu...

sehingga Jibril menjawab, tidak wahai kekasih Allah...

namun makhluk mana lagikah yang sanggup melihatmu dalam kesakitan yang teramat ini...


Namun pada ketika itu...

saat kesakitan maut menggigit tubuh nya...

terkeluarlah bibit kasihnya...


"sakitnya maut ini wahai Jibril...kalau begitu, biarlah aku
yang menangungnya seorang...

dan janganlah kau biarkan umatku merasai kesakitan ini"


SEDARKAH KITA???

LAYAKKAH KITA???


Untuk menerima pengorbanan yang sebegini...


Sedangkan, ke masjid untuk berjemaah sudah keluar keluhan yang berat...

Sedangkan untuk mengisi hati, hati pula memberontak memikirkan tentang kerja yg bertimpa..

Sedangkan bila diminta untuk berinfak, banyak pula keperluan yang masih belum dibeli...


Aduhai diriku...

Aduhai sahabatku...

Aduhai saudaraku...

Aduhai ummat Muhammad sekalian....


Memikirkan tentang ini....

Jiwaku sungguh takut...



Alangkah malunya...

Andai wajah ini mahu bertemu dengan Ibrahim nanti...

Atau Ismail....

Atau Siti Hajar....

malah....

Muhammad

(peace be upon him)

yang tak pernah berhenti mencintai kita....

Tapi hati kita...

Dipenuhi dengan cinta dunia....

Cinta manusia....


Cinta akan harta...


Cinta akan kejayaan...


Cinta yang dihiasi bunga-bunga nafsu....


Satu pengajaran utama di sini...


Macam mana kita nak berkorban dengan setulus hati penuh keikhlasan??


"Apabila kita berjaya mengajar hati kita untuk mencintai yang sepatutnya...

Kerana abila hati mencintai dengan setulusnya...

Kita akan memberikan segala apa sahaja bentuk pengorbanan,

harta, bahkan jiwa..."

Andai kata wujud pepatah,


"Behind a succesful man, there's always a woman"


maka dengarkanlah kata2 ini pula...

"Behind each sacrifices made for Allah, there's a true love and passion within the soul"


(hak cipta terpelihara)


hence, the key of pengorbanan yang sebenar adalah...

To love Allah and Muhammad,

before anything else....



" tidak akan terasa kemanisan iman sehingga seseorang itu boleh mencintai Allah dan Rasulnya melebihi dari segala-galanya,


mencintai sesuatu hanya kerana Allah dan Rasulnya,


dan membenci akan kemungkaran sebagaimana dia membenci untuk dicampakkan ke dalam api neraka"

(hadith sahih)


Percayalah pada janji-Nya...

Jodoh itu adalah rezeki kita wahai sahabat...

Andai tidak di dunia...

Biarlah dengan para syuhada di syurga-Nya kelak...

Buat saudara hawaku sekalian...jangan pernah biarkan diri kita dinodai dan menodai, kerana sesungguhnya Allah menjadikan kita ini tinggi darjatnya...maka tutupilah ia, biarkanlah ia menjadi rahsia, sehingga hanya diketahui oleh pemilik yang sepatutnya sahaja...

Saudara ku, kaum Adam yang bijaksana...

ketahuilah...

bahawa kami, ini permata dunia...

tetapi, boleh juga menjadi fitnah yang terbesar bagimu...

maka jauhilah kami sedaya mungkin....

namun lindungilah kami dan milikilah kami pada jalan yang diredhaiNya...


...sekadar buat peringatan...

buat diriku...dan saudara2 ku di kmb..

let's learn to love Allah, before giving your love to those don't deserve for it yet!!

(^_^)

**d*~harap anti puas hati ngan blog ana....

1 comments

Hatiku, Hatimu, Hati kita...

Published on Friday, November 13, 2009 in

Assalamualaikum...
Lama sungguh rasanya tak mengupdate blog nie...
kerinduan melanda, bila tak dapat menulis segala yang bersarang di hati...
sibuk, cukup sibuk, alam semester 3 yang menuntut pengorbanan dan mujahadah....
bila sibuk, banyaklah yang berlaku,
hati-hati mula runsing,mula gusar dan gelisah, mula ragu-ragu....
pada saat ini, ana merasakan betapa hebatnya Allah dalam mentarbiyah setiap jiwa...
Hati...
kalo dalam hadith yang ke-6,
cukup jelas bahawa hati itulah yang mengawal segala tingkah dan laku,
segala niat dan asbab,
segala perancangan dan penyusunan...
semuanya bermula dengan hati....
dan hati itu, sering sahaja dibolak-balikkan....
Maka hati itulah yang Allah akan uji...
kerana ia adalah pusat pengawalan segalanya,
kalo dalam cell, hati tuh, macam nucleus kita, yang memberi information untuk segala replication dan transferring of data...
jadi, bila hati da demam,
kene gi klinik,
sebab kalo tak, ia akan kebal...
dan mula imune, walupun ia sebenarnya ngah demam panas...
sehingga, ia tak perasan yang ia sedang demam....
Perjalanan menjadi seorang da'ie itu bukanlah satu jalan mudah...
kadang-kadang hati terluka,
kadang-kadang kaki letih dan berat tuk melangkah lagi,
namun adakah salahnya pada da'wah itu...
adakah silapnya pada seruan amal ma'ruf dan nahi mungkar yang dituntut oleh Al-Haq?
Bila urusan mula bertimpa,
Bila hidup terasa berserabut,
Bila, penat menyerbu diri, adakah salah itu disandarkan pada da'wah?
berhentilah, dan berfikirlah sebentar....
bagaimana da'wah itu menjadi silapnya....
sedangkan ianya dari Al-Haq...
sedangkan ia diperjuangkan Ar-Rasul S.A.W?
sedangkan banyak jiwa yang mengorbankan diri kerananya....
ya...
sedar tak sedar silapnya adalah pada kita...
ya, kita....
hati-hati kita....
sedang demamkah?
hati itu bagai hypothalamus dalam otak...
detecting whether the body is in normal condition...
bila ade yang silap...
corrective mechanism berbentuk positive ataupun negative feedback...
tapi bile ia sakit...
yang salah itu pasti dindahkan oleh syaitan....
hati oh hati....
begitu mudah ia dibolak-balikkan...
saat ini, ana takut, hati sendiri juga dibolak-balikkan....
Allah, tsabatkanlah hatiku pada jalan-Mu, untuk mentaati-Mu dan berjuang pada Jalan-Mu....
buat sahabat...tabahkanlah hati...
ana tahu, sume ngah penat...
tapi bersabarlah....
" wahai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan dengan sabar dan solat" 2;45
Hablu minallah, wa habluminannas!
bila hidup kita penuh ngan masalah, mungkin kene check balik hubungan kita ngan Allah...
adakah kita berjumpa dan mengadu pada-Nya secara regularly??
maaf andai ana bukan seorang sahabat yang baik...
ana menyayangi antunna sume fillah!!